Mengenal Cara Penggunaan Mesin Fotocopy dan Bagian-bagiannya

Mengenal Cara Penggunaan Mesin Fotocopy dan Bagian-bagiannya

 

Jakartacopy – Mesin fotocopy, mungkin alat ini sudah tidak asing lagi bagi Anda. Ketika berada di jasa fotocopy, pasti Anda melihat dengan seksama seperti apa pekerja mengendalikan mesin tersebut, bahkan mungkin Anda berpikir apa saja bagian dari sebuah mesin. Seperti mesin pada umumnya, agar bisa menghasilkan output berbentuk salinan, mesin fotocopy sudah pasti di dukung dengan bagian dari sistem mesin.

 

Bagian dari mesin fotocopy ini terdiri dari beberapa komponen seperti:

 

  • Platen cover. Bagian ini sering disebut dengan original cover. Platen cover adalah bagian di atas sebuah mesin yang digunakan untuk menutup lembaran dokumen asli yang nantinya digandakan.
  • Original glass. Lembaran dokumen asli yang nantinya akan digandakan diletakkan di atasnya. Di bagian tepi kaca ada sebuah skala yang digunakan mengatur letak kertas dokumen sehingga selalu presisi.
  • Original tray. Bagian original tray ini dipergunakan untuk meletakkan dokumen asli yang sedang menunggu giliran digandakan.
  • Power button. Tombol power butto dipergunakan untuk mematikan dan menyalakan mesin.
  • Copy tray. Bagian copy tray adalah bagian yang terakhir dan menjadi lokasi dimana output yang telah selesai digandakan diletakkan.

 

Cara Menggunakan Mesin Fotocopy

 

Untuk menjalankan mesin fotocopy ini sebetulnya cukup mudah, karena kita hanya perlu menyalakan mesin dengan cara menekan tombol power dan meletakkan lembaran dokumen asli yang akan difotocopy di atas mesin dan tinggal mengatur settingan, apakah ingin memperbesar atau malah memperkecilnya, dan tentukan jumlah salinan yang Anda inginkan, selanjutnya tekan tombol start.

 

Komponen Mesin

 

Ada juga beberapa komponen utama dari mesin fotocopy ini, antara lain:

 

  • Lampu scaner. Bagian ini adalah lampu yang digunakan untuk memantulkan gambar dan tulisan di dokumen yang diduplikasikan. Banyaknya cahaya yang berada di komponen ini memang besar, sehingga jika sedang melakukan fotocopy lebih baik Anda menututup bagian atas. Hindari melihat langsung cahaya mesin fotocopy karena dapat menyebabkan iritasi mata.
  • Bagian ini adalah bagian utama saat akan mencopy. Fungsi bagian ini untuk menampung bubuk toner ke drum.
  • Drum toner. Bagian ini juga menjadi bagian penting saat akan menghasilkan tulisan dan gambar. Hindari menyentuh drum dengan tangan maupun benda yang mengandung minyak. Bagian ini harus selalu terjaga kebersihannya.
  • Hasil cetak akan dimatangkan serta dibuat permanen di bagian ini.

 

Prinsip serta Cara Kerja Mesin

 

Mesin fotocopy ini mempergunakan drum toner, cahaya, rekayasa listrik dan cermin agar bisa menghasilkan bayangan di atas kertas. Saat dokumen tersinari lampu pada cermin. Pencahayaan mesin di drum berbahan selenium ini menyebabkan muatan negatif, sehingga bubuk bisa kembali terlepas dan bagian gelap berupa tulisan akan mempunyai muatan positif, hingga akhirnya menghasilkan copy-an yang kita inginkan.

 

 

 

Ikuti 3 Tips Ini Sebelum Membeli Proyektor

Ikuti 3 Tips Ini Sebelum Membeli Proyektor

Smilesmultimedia – Jika Anda bermaksud mencari dan membeli proyektor yang baru untuk kebutuhan pribadi atau kebutuhan kerja, gambar yang ditampilkan oleh proyektor harus bisa membuat audience merasa takjub. Melakukan riset untuk menemukan proyektor yang sesuai mungkin terdengar sulit, karena ada banyak sekali komponen teknologi yang tidak Anda kuasai. Supaya tidak bingung saat memilih proyektor coba simak dengan baik guide nya di bawah ini.

White Brightness and Color Brightness (Lumens)

Mungkin tidak semua orang tahu jika brightness pada proyektor itu ditandai dengan lumens, bila nilainya makin tinggi tandanya brightness juga makin tinggi, lumens pada proyektor ini berkisar di antara 800-4000 lumens. Jika Anda membeli proyektor untuk kepentingan sekolah dan kantor, ada baiknya memilih proyektor dengan spesifikasi lumens lebih dari 2000 karena penerangan yang dibutuhkan jauh lebih besar sedangkan untuk ruangan yang besar, proyektor yang baik itu minimal memiliki lumens 2500.

Contrast Rasio

Merupakan berbandingan di antara gelap dan terangnya layar, yang diapresiasikan melalui angka. Jika Anda memilih untuk menggunakan white brightness di layar dengan pencahayaan yang gelap maka Anda telah memenuhi contrast rasio. Contohnya jika tingkat rastio berada dalam perbandingan 400:1 tandanya proyektor Anda memiliki tingkat representasi warna yang jauh lebih baik daripada dengan proyektor dengan contrast rasio dengan perbandingan 150:1.

Resolustion

Merupakan nomor dari dots atau pixels yang digunakan untuk menampilkan gambar. Semakin tinggi resolusi menandankan jika makin tinggi pixel yang dipakai untuk menciptakan dan mengolah gambar. Resolusi tinggi sangat dibutuhkan untuk mengerjakan hal-hal mendetail, seperti charts, graphs, bahkan high-definition video. Contohnya nomor resolusi 1920×1200 yang menandakan jika 1920 gambar horizontal dengan 1200 gambar vertical. Makin tinggi resolusi proyektor maka makin bagus pula gambar yang dihasilkannya.

Tidak sulit bukan membeli proyektor, karena Anda bisa mempelajari ketiga hal penting di atas sehingga proyektor yang Anda beli sudah sesuai dengan kebutuhan, baik untuk dipasang di sekolah dan kantor maupun untuk di pasang di rumah sebagai alat elektronik hiburan.